Langsung ke konten utama

Tukar Takdir: Di Antara Sisa Reruntuhan dan Rasa Bersalah

Sinopsis Tukar Takdir Penerbangan Jakarta Airways 79 hilang kontak dan ketika ditemukan, Rawa (Nicholas Saputra) adalah satu-satunya penumpang yang selamat membawa pulang luka-luka dan trauma. Selain menjadi saksi dalam investigasi jatuhnya pesawat, Rawa juga menjadi penyambung duka maupun amarah putri tunggal dari pilot, Zahra (Adhisty Zara) dan istri penumpang yang bertukar tempat duduk dengannya, Dita (Marsha Timothy). Review Pribadi Reuni Mouly Surya bersama Nicholas Saputra dan Marsha Timothy akhirnya terwujud lewat Tukar Takdir. Kolaborasi ini menarik sejak awal, terlebih karena filmnya mengusung genre petaka yang jarang digarap dalam perfilman lokal. Premis ceritanya sederhana, namun di tangan Mouly Surya, eksekusinya terasa matang. Alur yang rapi dan pendekatan naratif yang tenang tetapi menghantam emosi penonton, membuat kisahnya hidup. Film ini menggarisbawahi satu pesan penting: setiap orang memiliki cara berbeda dalam menghadapi tragedi dan menerima kehilangan, sejalan deng...

Dune: Part Two – Epik Sci-Fi yang Masih Tetap Grande dan Memukau

Dune: Part Two – Epik Sci-Fi yang Masih Tetap Grande dan Memukau

Sinopsis

Film "Dune: Part Two" melanjutkan kisah epik Paul Atreides (diperankan oleh Timothée Chalamet) yang berusaha membalas dendam atas kehancuran keluarganya oleh House Harkonnen. 

Bersama ibunya, Lady Jessica (Rebecca Ferguson), Paul berhasil melarikan diri dan bergabung dengan suku Fremen di planet gurun Arrakis. Di sana, ia menjalin hubungan dengan Chani (Zendaya) dan mulai memahami budaya serta tradisi Fremen. 

Paul menghadapi dilema antara memimpin pemberontakan melawan Kaisar Padishah Shaddam IV dan House Harkonnen, atau memenuhi takdirnya sebagai Kwisatz Haderach, figur mesianik yang dinantikan. Perjalanan ini tidak hanya tentang balas dendam, tetapi juga pencarian jati diri dan pemahaman akan takdirnya yang berkaitan dengan nasib alam semesta.

Review Pribadi

Sejak awal film dimulai, nuansa grande masih konsisten terasa. Memasuki adegan pertarungan di gurun, rasa kagum sudah nggak bisa dibendung. Setiap detik, mulut menggumamkan ‘Wah…” sembari menikmati gambar yang bikin mata berbinar.

Dune: Part Two melanjutkan petualangan Paul dan Lady Jessica di gurun di tengah-tengah Fremen. Selain berusaha menyelamatkan diri, mereka juga berusaha melawan Harkonen dan kekaisaran yang jadi dalang penyerbuan Harkonen ke Atreides.

Di film kedua ini, konflik semakin kompleks, karakter bertambah banyak, informasi baru terus berdatangan. Hebatnya, semua itu bisa diramu dengan sangat adil. Durasi 2 jam 46 menit tanpa satu detik pun tersia-sia.

Karakter Lady Jessica, Paul, dan Chani diperkuat. Karakter Princess Irulan diperkenalkan. Karakter Feyd-Rautha jadi lawan tangguh yang nggak sekadar numpang lewat. Masih gemetar rasanya setiap ingat seringaian Austin Butler yang menyeramkan itu.

Hat’s off untuk perkembangan karakter Paul, tapi sulit sekali untuk tidak mengagumi karakter Lady Jessica yang dengan ambisiusnya jadi penggerak cerita.

Dari Dune: Part Two kita belajar bahwa pengetahuan memang berbahaya. Tidak hanya uang, ternyata pengetahuan juga bisa menyuburkan benih karakter (baik atau buruk tergantung penafsiran) yang selama ini terkubur.

Dengan mudahnya, film ini menambahkan dirinya di daftar film sekuel yang berhasil melampaui film terdahulu. Masih jelas di ingatan, komentar saya setelah menonton Dune: Part One yaitu ‘cinematic experience yang mevvah.’

Sekarang, komentar yang sama untuk film kedua.

Sampai bulan Juni ini, Dune: Part Two masih jadi best movie of the year versi saya. Bagi yang belum sempat menikmatinya di layar lebar, Dune: Part Two sudah (lama) tayang di OTT langganan kalian itu.


Rating: ⭐⭐⭐⭐1/2

Review by Mandewi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sore: Istri dari Masa Depan, Kisah Cinta yang Menembus Batas Waktu

Sinopsis Sore: Istri dari Masa Depan Jonathan, seorang fotografer idealis asal Indonesia yang tinggal di Kroasia, hidup menyendiri dengan kebiasaan buruk—minum-minuman keras, merokok, dan sering begadang.  Suatu pagi, muncul seorang perempuan misterius bernama Sore, yang mengaku sebagai istrinya dari masa depan. Kehadirannya awalnya disambut dengan skeptis oleh Jonathan.  Sore datang dengan misi penting: menyelamatkan Jonathan dari masa depan buruk yang menantinya—disebut-sebut bahwa Jonathan bakal meninggal akibat serangan jantung.  Untuk mencegah hal itu, Sore perlahan membenahi gaya hidup Jonathan, mulai dari membuang alkohol dan rokok, mengatur pola tidur dan makanan, mengajak berolahraga (lari pagi). Sore pun menunjukkan pengorbanan fisik akibat perjalanan waktu: seperti mimisan hingga pingsan.  Ceritanya berkembang sebagai sebuah perjalanan emosional yang intens. Jonathan digiring untuk menghadapi realitas, tentang masa depan, pilihan hidup, dan cinta waktu. Re...

Tinggal Meninggal: Ketika Komedi, Kesepian, dan Luka Batin Bertemu di Satu Frame

  Sinopsis Tinggal Meninggal Gema adalah seorang pemuda canggung yang tak pernah benar-benar diperhatikan di kantornya. Namun, semua berubah ketika ayahnya meninggal dunia. Ucapan belasungkawa dan perhatian dari rekan-rekan kerjanya membuat Gema merasakan kehangatan yang selama ini asing baginya. Namun, perhatian itu hanya sebentar-begitu masa duka lewat, suasana kembali dingin seperti semula. Merasa hampa, Gema mulai memikirkan cara untuk kembali menjadi pusat perhatian. Dalam keputusasaan, ia mengambil jalan pintas dengan merangkai kebohongan demi kebohongan, seolah ada orang-orang terdekatnya yang kembali meninggal. Apa yang awalnya hanya akal-akalan kecil, perlahan berubah menjadi lingkaran masalah yang tak terduga, membawa Gema ke dalam situasi kacau yang semakin sulit dikendalikan. Review Pribadi 1,5 bulan sebelum rilis, DaengMin berkesempatan menyaksikan TingNing Comedy Show—yang merupakan bagian dari rangkaian promosi filmnya—hingga akhirnya hari ini filmnya resmi tayang. R...

Tukar Takdir: Di Antara Sisa Reruntuhan dan Rasa Bersalah

Sinopsis Tukar Takdir Penerbangan Jakarta Airways 79 hilang kontak dan ketika ditemukan, Rawa (Nicholas Saputra) adalah satu-satunya penumpang yang selamat membawa pulang luka-luka dan trauma. Selain menjadi saksi dalam investigasi jatuhnya pesawat, Rawa juga menjadi penyambung duka maupun amarah putri tunggal dari pilot, Zahra (Adhisty Zara) dan istri penumpang yang bertukar tempat duduk dengannya, Dita (Marsha Timothy). Review Pribadi Reuni Mouly Surya bersama Nicholas Saputra dan Marsha Timothy akhirnya terwujud lewat Tukar Takdir. Kolaborasi ini menarik sejak awal, terlebih karena filmnya mengusung genre petaka yang jarang digarap dalam perfilman lokal. Premis ceritanya sederhana, namun di tangan Mouly Surya, eksekusinya terasa matang. Alur yang rapi dan pendekatan naratif yang tenang tetapi menghantam emosi penonton, membuat kisahnya hidup. Film ini menggarisbawahi satu pesan penting: setiap orang memiliki cara berbeda dalam menghadapi tragedi dan menerima kehilangan, sejalan deng...